Kisah Pilu Sakiko Kanase Istri Lain Bung Karno dari Jepang yang Akhirnya Meninggal dengan Cara 'Harakiri' - POSAKTUAL.com
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kisah Pilu Sakiko Kanase Istri Lain Bung Karno dari Jepang yang Akhirnya Meninggal dengan Cara 'Harakiri'

Kisah Pilu Sakiko Kanase Istri Lain Bung Karno dari Jepang yang Akhirnya Meninggal dengan Cara 'Harakiri' 

POSAKTUAL.COM - Bung Karno, atau pria yang memiliki nama asli Koesno Sosrodihardjo ini lahir di Surabaya pada tanggal 6 Juni 1901, awal mula nama Koesno adalah pemberian dari sang ayah.

Namun setelah diberi nama ini Bung Karno sering sakit-sakitan dan sering masuk ke rumah sakit.

Hingga pada akhirnya nama tersebut diganti dengan Achmed Soekarno. Bung Karno merupakan presiden pertama di Indonesia.

Dengan masa jabatan mulai tahun 1945 hingga 1967. Kabarnya selain memiliki 6 orang istri Bung Karno juga memiliki istri lainnya salah satunya adalah Sakiko Kanase.

Sakiko Kanase memiliki nasib yang sangat tragis, ia juga sempat masuk islam lalu mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri.

Sakiko adalah istri dari Bung Karno sebelum Ratna Sari Dewi, Sakiko merupakan warga kebangsaan Jepang.

Bung Karno juga sempat memboyong Sakiko pergi ke Jakarta dan Sakiko diberi tempat tinggal di kawasan elit di daerah Menteng.

Lalu tak lama Sakiko memutuskan masuk islam bahkan sempat mengganti namanya menjadi Saliku Maesaroh.

Tak disangka kehadiran Ratna Sari Dewi membuat Sakiko akhirnya gusar.

Karena saat itu Ratna menjadi istri favorit Bung Karno yang selalu menemani aktivitas Bung Karno dan menemaninya kemana-mana.

Ratna Sari Dewi memiliki nama panggilan Dewi Sukarno ini memiliki nama asli Naoko Nemoto dan lahir di Tokyo kekaisaran Jepang pada tanggal 6 Februari 1940.

Ratna merupakan istri ke lima dari Bung Karno. Yang memiliki darah Jepang. Sama halnya dengan Sakiko, hal ini membuat Sakiko merasa dikhianati oleh saudara sebangsanya sendiri.

Akhirnya setelah satu tahun menikah, Sakiko melakukan "Harakiri". Harakiri atau Seppuku merupakan suatu bentuk ritual bunuh diri dilakukan dengan menggunakan samurai.

Cara ini biasa digunakan di Jepang, dengan cara merobek perut dan mengeluarkan usus untuk memulihkan nama baik setelah kegagalan saat melaksanakan tugas/kesalahan untuk kepentingan rakyat.

Seppuku biasanya dilakukan dengan cara menggunakan samurai.

Hal ini juga mendapat banyak komentar dari netizen, "Saat itu, ibu negara kita banyak ya," tulis @yossy.idris.

"Banyak yah Istrinya Pak.Press No.1, tp kenapa Yg berkoar2 Si emak doang? Emang dr yg lain gak pny anak?," tulis @zafranarfan.

"Apa gw doang yg baru tau dong," tulis @arika9638.

Kisah ini menunjukkan bahwa ternyata kisah cinta rumit sudah terjadi sejak jaman penjajahan.[pikiran-rakya]

Ikuti kami di channel Telegram : https://t.me/kontenislam | Ikuti Kami di Facebook: Berita Indonesia | Flow Twitter Kami: @kontenislam_com

Download Konten Islam Di PlayStore https://play.google.com/store/apps/details?id=com.cleova.android.kontenislam
close