Nah Loh.. DPR Diminta Bongkar Kasus Satgasus Merah Putih Sampai Tuntas: Menyimpang dari Konstitusi - POSAKTUAL.com
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Nah Loh.. DPR Diminta Bongkar Kasus Satgasus Merah Putih Sampai Tuntas: Menyimpang dari Konstitusi

https://img.wartaekonomi.co.id/articles/archive_20220826/ferdy_sambo_071351-thumb.webp 

POSAKTUAL.COM - Managing Director Political Economy and Policy Studies (PEPS) Anthony Budiawan meminta DPR menggunakan haknya untuk membongkar kasus Satuan Tugas Khusus (Satgasus) Merah Putih sampai tuntas.

Ia mengingatkan tugas konstitusi DPR mengawasi pemerintah agar selalu taat terhadap konstitusi.

Hal itu disampaikan Anthony Budiawan dalam akun Twitter pribadinya, pada Jumat 28 Oktober 2022.

"Salah satu tugas konstitusi DPR mengawasi pemerintah agar selalu taat terhadap konstitusi," ujar Anthony Budiawan.

"Kasus Satgassus Merah Putih mengarah kepada negara kepolisian, menyimpang dari konstitusi: DPR wajib menggunakan haknya untuk membongkar kasus ini sampai tuntas," sambungnya.

Salah satu tugas konstitusi DPR mengawasi pemerintah agar selalu taat terhadap konstitusi, kasus Satgassus Merah Putih mengarah kepada negara kepolisian, menyimpang dari konstitusi: DPR wajib menggunakan haknya untuk membongkar kasus ini sampai tuntas. https://t.co/J8Max5K62A
— Anthony Budiawan (@AnthonyBudiawan) October 28, 2022

Satgasus Merah Putih yang sebelumnya dipimpin Irjen Ferdy Sambo dibubarkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

"Kapolri sudah menghentikan kegiatan dari Satgasus Polri, sudah tidak ada lagi Satgasus Polri," kata Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Dedi Prasetyo di Mako Brimob, Depok.

Dedi menegaskan pembubaran jabatan non struktural itu karena dianggap tidak diperlukan lagi.

Satgasus Merah Putih terakhir dipimpin oleh Irjen Pol. Ferdy Sambo, sebelum ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tewasnya Brigadir J.

Satgasus Merah Putih pertama kali dibentuk pada 2019 oleh Kapolri saat itu Jenderal Tito Karnavian. Pembentukannya melalui surat perintah (sprin) nomor Sprin/681/III/HUK.6.6/2019 tertanggal 6 Maret 2019.

Satuan tugas itu memiliki beberapa fungsi di antaranya melakukan penyelidikan dan penyidikan tindak pidana yang menjadi atensi pimpinan di wilayah Indonesia dan luar negeri.

Selain itu, Satgasus juga bertugas menangani upaya hukum pada perkara psikotropika, narkotika, tindak pidana korupsi, pencucian uang dan ITE. [wartaekonomi]

Ikuti kami di channel Telegram : https://t.me/kontenislam | Ikuti Kami di Facebook: Berita Indonesia | Flow Twitter Kami: @kontenislam_com

Download Konten Islam Di PlayStore https://play.google.com/store/apps/details?id=com.cleova.android.kontenislam