Kok Bisa Orang Terlihat Sehat Meninggal Mendadak? Begini Penjelasan Pakar

 

POSAKTUAL.COM - Kematian mendadak tak hanya terjadi pada orang kurang menjaga kesehatan. Bahkan dalam beberapa kasus, orang yang terlihat sehat dan punya gaya hidup baik juga bisa meninggal mendadak.

Sebenarnya apa hal yang dapat membuat seseorang yang terlihat sehat bisa meninggal mendadak? Apakah ada tanda yang bisa diketahui untuk menghindari kematian mendadak yang terjadi?

Menurut Konsultan Senior Departemen Kardiologi National University Heart Centre Singapura (NUHCS), Profesor Tan Huay Cheem, ada beberapa kematian mendadak yang terkait dengan kardiovaskular yang bervariasi menurut usia.

Untuk orang yang berusia 30 tahun keatas, penyebab kardiovaskular yang paling umum terjadi adalah serangan jantung, stroke, miokarditis (radang otot jantung), dan diseksi aorta atau adanya robekan pada lapisan dalam arteri utama tubuh.

Selain itu, untuk orang yang meninggal mendadak di bawah 30 tahun paling sering mengalami kardiomiopati hipertrofik (penebalan otot jantung yang tidak normal), anomali koroner kongenital (arteri koroner berada di tempat yang salah), dan miokarditis (irama jantung abnormal).

"Pria dua kali lebih banyak mengalami henti jantung di luar rumah sakit bila dibandingkan wanita," kata Profesor Tan dikutip dari CNA, Minggu (26/2/2023).

Beberapa pasien yang meninggal mendadak juga bisa terjadi karena pecahnya aneurisma arteri.

"Ini dapat terjadi pada pasien yang memiliki aneurisma besar (pembengkakan arteri yang tidak normal) yang tidak terdiagnosis. Dinding arteri menjadi lemah dan membengkak dari waktu ke waktu ke titik di mana dinding tersebut terlepas dan pasien mengalami pendarahan internal, mengakibatkan kematian mendadak bagi beberapa pasien," ucap Dr Rajesh Shamaraj, Kepala Divisi Bedah Vaskular Departemen Bedah Jantung, Toraks, dan Vaskular NUHCS.
 
Kenapa Kematian Dini Bisa Terjadi pada Orang yang Sehat?

Dengan lebih dari 3000 orang mengalami gagal jantung tiba-tiba setiap tahunnya, berdasarkan dari data Gagal Jantung di Luar Rumah Sakit (OHCA) bahwa orang yang terlihat lebih fit dan bugar juga tidak dapat menghindari kematian karena gagal jantung.

Walaupun begitu, kematian mendadak terkait gagal jantung ini dapat terjadi karena masalah jantung tak terdiagnosis yang terjadi saat melakukan aktivitas fisik yang kuat. Seperti gangguan otot jantung, gangguan listrik jantung, infeksi yang melemahkan otot jantung, hingga kelainan kongenital arteri koroner.

Orang-orang dengan aneurisma bahkan juga memiliki gejala lain seperti nyeri di punggu dan perut secara tiba-tiba. Selain itu juga pusing atau kehilangan kesadaran akibat penurunan tekanan darah.

Cara Mencegahnya

"Sulit untuk memprediksi terjadinya kejadian kardiovaskular yang tiba-tiba. Gaya hidup sehat dan pengendalian faktor risiko yang efektif tetap menjadi jaminan terbaik terhadap kejadian tersebut. Kurangnya kualitas tidur yang baik kini semakin diakui sebagai faktor risiko yang penting," jelas Profesor Tan.

Selain itu, pengelolaan stres juga penting untuk mencegah kematian dini yang berkaitan dengan gagal jantung. Stres berkepanjangan dapat meningkatkan produksi adrenalin pada tubuh. Pada saat itu terjadi, jantung akan memompa lebih cepat dan keras.

Lakukan pengecekan tekanan darah dan kolesterol secara rutin. Hentikan kebiasaan merokok karena hal tersebut menjadi penyebab 40 persen kematian yang disebabkan oleh penyakit jantung.

sumber: detik

Ikuti kami di channel Telegram : https://t.me/kontenislam | Ikuti Kami di Facebook: Berita Indonesia | Flow Twitter Kami: @kontenislam_com | Folow Threads: https://www.threads.net/@kontenislam

Download Konten Islam Di PlayStore https://play.google.com/store/apps/details?id=com.cleova.android.kontenislam

Ikuti Kami Di Goole News : Google News Konten Islam