2 Tetangga Irjen Ferdy Sambo Kompak Tak Dengar 12 Tembakan di TKP - POSAKTUAL.com
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

2 Tetangga Irjen Ferdy Sambo Kompak Tak Dengar 12 Tembakan di TKP

Dua tetangga dekat Irjen Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga, mengaku tak pernah mendengar bunyi tembakan di hari insiden baku tembak.  

POSAKTUAL.COM - Dua tetangga dekat Irjen Pol Ferdy Sambo di Kompleks Polri Duren Tiga, Jakarta Selatan mengaku tak pernah mendengar bunyi tembakan maupun petasan di hari insiden baku tembak yang menewaskan Brigadir J.

Insiden penembakan tersebut diketahui terjadi di rumah Ferdy selaku Kadiv Propam Polri pada Jumat (7/7) sore. 

 

Penembakan itu menewaskan Brigadir J. Namun, dua tetangga yang berjarak tak lebih dari 50 meter dari rumah Ferdy kompak mengaku tak mendengar suara apapun di hari dan waktu kejadian.

 

"Nggak ada. Nggak denger apa-apa," kata salah satu tetangga yang enggan disebutkan namanya.

 

"Nggak denger. Makanya aneh agak ribut kemarin," kata salah satu tetangga yang lain.

 

Keduanya karena itu kompak menyatakan heran melihat keramaian di rumah Ferdy tiga hari kemudian pada Senin (11/7). 

 

Keduanya belakangan baru mengetahui insiden baku tembak antar sesama polisi itu dari siaran berita.

 

Keterangan dua tetangga Ferdy Sambo itu berbeda dari keterangan petugas keamanan kompleks, Marjuki. 

 

Kepada awak media, dia mengaku sempat mendengar suara dari arah rumah Ferdy yang berjarak sekitar 50 meter dari posnya.

 

Namun, Marjuki mengaku tak menghiraukan suara tersebut. 

 

Ia mengira suara itu bersumber dari petasan sebab sore itu bersamaan dengan malam Iduladha versi Muhammadiyah, meskipun umumnya warga di Kompleks Duren Tiga mengikuti pengumuman resmi dari pemerintah sehari setelahnya pada Minggu (10/7).

 

Bahkan, berdasarkan keterangan polisi, total 12 tembakan yang dilepaskan keduanya. 

 

Sebanyak lima tembakan dilepaskan Brigadir J dan tujuh tembakan dilepaskan Bharada E. 

 

Namun, lima tembakan oleh Brigadir J nihil kena sasaran.

 

Dua tetangga Ferdy Sambo juga mengaku tak asing dengan bunyi petasan di kompleks Polri Duren Tiga. 

 

Ia biasa mendengar bunyi petasan meski berada di dalam rumah. 

 

Terakhir ia mendengar bunyi petasan saat malam tahun baru dan jaraknya lebih jauh dari rumah Ferdy.

 

"Iya. Tahu di berita kaget. Kok yang jauh udah tahu gitu," kata dia.

 

Sementara itu, tetangga Ferdy yang lain, mengaku juga sempat bertanya ke sesama warga Kompleks Duren Tiga. 

 

Kepada dia, warga tersebut juga mengaku tak mendengar suara apapun dari arah rumah Ferdy Sambo saat hari kejadian.

 

"Makanya ada kejadian itu denger nggak? Ini kan dempet. Kita kan jauh. Katanya nggak. Kayak gaib deh modelnya," kata dia.

 

Sementara itu, Ketua RT Kompleks Duren Tiga Seno Sukarto juga baru mengetahui insiden baku tembak antara sesama ajudan Ferdy dari siaran berita di YouTube tiga hari usai kejadian. 

 

Dia karenanya kesal sebab tak pernah diberitahu soal insiden tersebut.

 

"Terus terang saya juga kesal. Saya ini dianggap apa sih, maaf saja saya ini jenderal loh, meskipun RT," kata dia kepada wartawan di kediamannya.

 

Insiden baku tembak antara sesama ajudan Ferdy itu terjadi pada Jumat (7/7). 

 

Insiden itu menegaskan salah satu ajudan berinisial Brigadir J. Ia tewas usai terkena lima timah panas yang dilepaskan Bharada E.

 

Tidak ada peluru yang mengenai Bharada E dari lima peluru yang dilepaskan Brigadir J. 

 

Polisi hingga kini belum menetapkan tersangka dalam kasus tersebut. Bharada E usai diperiksa masih berstatus sebagai saksi.

 

Menurut penuturan polisi, aksi saling tembak itu disebut karena Brigadir J melakukan percobaan pelecehan seksual kepada istri Ferdy di rumah. 

 

Bharada E yang coba menanyakan teriakan itu langsung direspons dengan tembakan Brigadir J. Sambo sendiri dikabarkan sedang tidak di lokasi saat insiden penembakan. [cnnindonesia]

Ikuti kami di channel Telegram : https://t.me/kontenislam | Ikuti Kami di Facebook: Berita Indonesia | Flow Twitter Kami: @kontenislam_com

Download Konten Islam Di PlayStore https://play.google.com/store/apps/details?id=com.cleova.android.kontenislam