Menguak Kematian Brigadir J, Kuasa Hukum Singgung Dugaan Pembunuhan Terencana Karena Alasan ini, Simak! - POSAKTUAL.com
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Menguak Kematian Brigadir J, Kuasa Hukum Singgung Dugaan Pembunuhan Terencana Karena Alasan ini, Simak!

 

POSAKTUAL.COM - Kuasa hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak menyinggung mengenai dugaan pembunuhan terencana terhadap Nopriansyah Yosua Hutabarat.

Brigadir J ditemukan meinggal di rumah dinas Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo, lantaran baku tembak yang terjadi antara dirinya dengan Bharada E.

 

Selain rumah Kadiv Propam, ada dugaan baru locus delicti (tempat terjadinya tindak pidana) yaitu antara Magelang serta Jakarta, karena Brigadir J disebut meminta izin kepada keluarga untuk mengawal atasannya.


"Tapi setelah jam 10, almarhum minta izin mau mengawal atasannya atau komandannya atau siapapun itu, yang dikawal harus balik ke Jakarta dengan asumsi perjalanan 7 jam."


"Jadi diminta 7 jam jangan diganggu dulu, setelah lewat 7 jam yaitu jam 17.00, maka orang tuanya atau keluarganya yang sedang berada di Sumatera Utara mencoba menelepon tidak bisa," bebernya.


Setelah nomor keluarganya diblokir termasuk WhatsApp, maka mereka mulai gelisah. Namun tidak berhenti di situ, karena ponsel keluarga juga diretas kurang lebih satu minggu.


"Di WhatsApp ternyata sudah terblokir, dengan terblokirnya nomor-nomor mereka baik kepada ayah ibunya, termasuk ke WhatsApp grup maka mereka mulai gelisah."


"Tetapi kemudian berlanjut dengan pemblokiran dan peretasan semua handhphone keluarga kurang lebih satu minggu," ungkapnya yang dikutip dari YouTube IDN Times, Selasa (19/7).


Hal ini tentu memicu pertanyaan, dan menyebabkan adanya dugaan pembunuhan terencana, karena untuk memblokir nomor perlu tahu password ponsel terlebih dahulu.


"Jadi artinya ini ada dugaan pembunuhan terencana sehingga bagaimana handhphone itu bisa dikuasai passwordnya, berati sebelum dia dibunuh ada dulu dugaan pemaksaan untuk membuka password handhphone," pungkasnya. [wartaekonomi]

Ikuti kami di channel Telegram : https://t.me/kontenislam | Ikuti Kami di Facebook: Berita Indonesia | Flow Twitter Kami: @kontenislam_com

Download Konten Islam Di PlayStore https://play.google.com/store/apps/details?id=com.cleova.android.kontenislam
close