TNI AU Dalami Penemuan Granat Asap dan Amunisi di Kontrakan Pondok Gede - POSAKTUAL.com
Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

TNI AU Dalami Penemuan Granat Asap dan Amunisi di Kontrakan Pondok Gede


 POSAKTUAL.COM - TNI Angkatan Udara (AU) mendalami informasi penemuan granat asap dan 140 amunisi peluru di sebuah rumah kontrakan di Kelurahan Jatibening Baru, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat (Jabar). TNI AU membenarkan kontrakan itu sempat ditempati purnawirawan TNI AU.

Kepala Dinas Penerangan TNI AU (Kadispenau) Marsma TNI Indan Gilang Buldansyah mengatakan rumah tempat ditemukannya granat asap dan peluru tersebut merupakan milik warga. Rumah itu pernah dikontrak oleh salah seorang purnawirawan TNI AU bernama Harun Al Rasyid berpangkat perwira menengah.


Terakhir berdinas di Mabes TNI AU, yang bersangkutan pada 2000 memasuki masa purnawirawan dan meninggal dunia pada 2021.

 

"Rumah tersebut pernah dikontrak oleh purnawirawan TNI AU yang ditempati pembantunya. Di rumah tersebut, yang bersangkutan juga menyimpan barang-barang yang dilakukan sejak tahun 2009 lalu," ujar Marsma Indan dalam keterangannya, Selasa (27/9/2022).


Saat ini TNI AU tengah mendalami asal-usul penemuan granat asap dan sejumlah peluru di rumah tersebut.


"Terkait penemuan granat asap dan peluru di rumah tersebut, saat ini sedang dilakukan penyelidikan asal usulnya oleh TNI AU," kata dia.


Sebelumnya diberitakan, satu granat asap dan ratusan peluru amunisi ditemukan di kamar kontrakan HR, pria yang diduga sebagai anggota TNI Angkatan Udara (AU). Polisi kini berkoordinasi dengan pihak TNI AU terkait kepastian sosok HR tersebut.


"Kita berkoordinasi sama teman-teman AU untuk memastikan orang yang mengontrak itu apakah pernah bertugas di TNI AU," kata Kapolsek Pondok Gede Kompol Herman Edco Simbolon saat dihubungi, Selasa (27/9).


Granat dan ratusan peluru itu ditemukan di kamar kontrakan daerah Pondok Gede, Kota Bekasi. Barang bukti itu ditemukan pada Senin (26/9) sore.


Herman mengatakan kamar kontrakan berisi granat dan peluru itu sejak 2020 ditempati oleh HR. Saat itu HR mengaku sebagai anggota TNI AU.


Namun pemilik kontrakan mengaku kontrakan itu jarang ditinggali oleh HR. Pemilik pun mengaku tidak pernah melihat HR mengenakan seragam TNI.

 

Diserahkan ke Gegana Polda Metro

Herman mengatakan pihaknya lalu berkoordinasi dengan Gegana Sat Brimob Polda Metro Jaya. Tim Gegana memastikan temuan itu merupakan granat asap.


"Kita koordinasi dengan Jibom Gegana dan diidentifikasi kalau itu adalah granat asap yang gunanya untuk menandai area. Jadi kalau kita mau nandai area dari udara, nah pakai itu," katanya.


Barang bukti yang ditemukan itu berupa granat asap dengan jenis GT-6AS Q2 dan 140 peluru amunisi. Barang bukti itu kini telah diserahkan ke Polda Metro.


"Sudah diserahkan ke Tim Gegana Sat Brimob Polda Metro Jaya," pungkas Herman.[detik]

Ikuti kami di channel Telegram : https://t.me/kontenislam | Ikuti Kami di Facebook: Berita Indonesia | Flow Twitter Kami: @kontenislam_com

Download Konten Islam Di PlayStore https://play.google.com/store/apps/details?id=com.cleova.android.kontenislam